Indonesia   English

Hubungan kesehatan manusia dan kesehatan satwa

Munculnya perilaku stereotipe merupakan tanda buruknya kesejahteraan satwa tersebut. Kondisi kesejahteraan yang buruk secara berkepanjangan akan memicu timbulnya penyakit pada hewan, yang pada akhirnya menjadi penderitaan berkepanjangan bagi hewan tersebut dan tentu kesejahteraannya pun akan semakin buruk. Namun bukan hanya hewan yang akan menderita. Jika mata rantai penderitaan satwa ini tidak diputus maka tidak terkecuali manusia pun dapat terkena dampaknya. Ini karena kesehatan hewan berpengaruh langsung pada kesehatan manusia. Oleh sebab itu, kesehatan manusia amat erat kaitannya dengan kesejahteraan hewan.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 60 persen penyakit baru yang menyerang manusia selama sepuluh tahun terakhir disebabkan oleh patogen yang berasal dari hewan maupun produk hewan. Penyakit yang demikian dikelompokkan sebagai zoonosis, yaitu penyakit menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Beberapa contoh penyakit zoonosis antara lain TBC, hepatitis, salmonellosis, anthrax, leptospirosis, toxoplasmosis, flu burung, dan rabies. Zoonosis sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, khususnya di negara berkembang, dan oleh karena itu pencegahannya perlu mendapat prioritas melalui penegakkan upaya nasional untuk menjamin kesehatan hewan dan manusia.