Indonesia   English

News

Standar Dasar Praktek Kebun Binatang

Standar Dasar Praktek Kebun Binatang

Pendahuluan

Petunjuk praktek untuk pelaksanaan dan menjalankan Kebun Binatang ini disusun untuk pimpinan management kebun binatang dan staff untuk merawat semua satwa yang berada dikebun binatang.

Petunjuk ini disusun untuk memberikan pengetahuan kepada operator kebun binatang dalam menata jalannya usaha kebun binatang untuk memberikan kesejahteraan kepada semua satwa dan hewan, yang menjadi pusat perhatian pengunjung. Karena kebanyakan operator atau pemimpin kebun binatang yang tidak memepunyai background bidang biology, zoology atau lingkungan, sehingga tidak mengerti apa yang dimaksudkan dengan konsep animal welfare (kesejahteraan hewan) dan cara merawat satwa dikebun binatang sesungguhnya.

Pengelolaan atau operator kebun binatang harus mengerti cara-cara transportasi hewan, pencegahaan kebakaran dan kebersihan makanan satwa/hewan dan hal lain yang berkaitan dengan tata kerja kebun binatang yang baik.

Pengertian kata-kata yang dipakai didalam:

  • Animal = semua hewan-hewan dan satwa, dari burung, reptile, mamalia dan semua satwa hidup
  • Animal Training = merubah prilaku khas satwa oleh pekerja perawat satwa (animal keeper) untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan imbalan2 atau hadiah.
  • Enclosure = tempat akomodasi satwa yang diberikan oleh kebun binatang
  • Enclosure barrier = pagar yang membatasi dan berjarak dimana satwa dan hewan berada
  • Stand off barrier = pagar yang memeberi suatu jarak lebih dimana membatasi jarak antara pengunjung dan satwa
  • Keeper = pegawai kebun binatang yang bekerja dibawah pimpinan atau pengelola, orang yang ditunjuk untuk merawat satwa dan binatang.
  • Taxonomy category = group atau kelompok satwa yang dikenal dan masuk didalam klasifikasi ilmiah dan biology.
  • Wild animal = satwa liar bukan hewan peliharaan domestic

Animal Welfare (kesejahteraan satwa) di Kebun Binatang

Lima prinsip dibawah, diuraikan dengan jelas untuk memeberikan rangka kerja didalam praktek kebun binatang. Kelima dasar prinsip ini dari “Lima kebebasan”, Yaitu:

  1. Bebas rasa lapar dan haus (pemberian makanan cukup dan air minum bersih setiap harinya)
  2. Bebas rasa tidak nyaman (pemberian lingkungan akomodasi hidup yang nyaman)
  3. Bebas dari sakit dan luka (pemberian perawatan untuk satwa sakit, pencegahan penyakit)
  4. Bebas berprilaku liar alami (pemberian lingkungan hidup dan kesempatan mengutarakan sifat2 dsn prilaku khas alami)
  5. Bebas rasa takut dan stress (pemberian perlindungan untuk menghindari rasa takut dan stress)

1.    PEMBERIAN MAKANAN DAN MINUMAN

·         Makanan dan air adalah keperluan dasar. Cara pemeberian makanan dan seringnya (frequency) pemberian makanan dan nutrisi dan kadar gizi perlu diperhatikan. Makanan dan frekuensinya harus diberikan sedemikian rupa untuk menyamai dan disesuaikan dengan kebiasaan dan prilaku alami satwa tersebut, begitu pula dengan keperluan gizi dan nutrisi, yang berbeda tergantung dari musim, jenis satwa.

·         Pemberian makanan harus makanan alami, sesuai dengan makanan satwa dihutan. Informasi jenis makanan ini bisa dipelajari dan didapat dari ahli2 satwa. Satwa tidak boleh diberikan makanan manusia yang tidak normal untuk mereka, seperti makanan berminyak gorengan, garam, gula, minuman yang mengandung bah